Custom Search
Home » » Penyakit Radang Dinding Rahim Pada Anjing

Penyakit Radang Dinding Rahim Pada Anjing

Written By Wulanto Burhan on Saturday, March 24, 2012 | 7:21:00 PM

Penyakit radang dinding rahim pada anjing biasanya terjadi setelah pasca melahirkan. Radang rahim ini biasa disebut endometritis atau bahasa lainnya inflamasi endometrium. Apakah radang rahim ini bisa menimbulkan kemandulan atau infertilitas? Hal tersebut bisa saja terjadi tergantung kepada keparahan radang, waktu yang diperlukan intuk penyembuhan lesi atau luka endometrium, dan tingkat perubahan permanen yang merusak fungsi dari glandula endometrium dan/atau merubah lingkungan uterus dan/atau oviduk. Mikroorganisme yang menyebabkan endometritis diantaranya Campylobacter foetus, Brucella sp., Vibrio sp. dan Trichomonas foetus. Endometritis juga dapat diakibatkan oleh bakteri oportunistik spesifik seperti Corynebacterium pyogenes, Eschericia coli dan Fusobacterium necrophorum. Organisme penyebab biasanya mencapai vagina pada saat perkawinan, kelahiran, sesudah melahirkan atau melalui sirkulasi darah. Adanya kontaminasi bakteri pada uterus akan melemahkan mileu hormonal dari hypothalamus-pituitary-poros ovarium dan menghambat pertumbuhan folikel dan perkembangannya. Infeksi uterus telah dilaporkan berhubungan dengan kenaikan kejadian penyakit cystic ovari. Infertilitas yang dimaksud dapat berupa matinya embrio yang masih muda karena pengaruh mikroorganisme sendiri atau terganggunya perlekatan embrio pada dinding uterus (kegagalan implantasi).
Kejadian Endometritis sendiri terjadi pada waktu kelahiran atau setelah itu lumen uterus terkontaminasi mikroorganisme dari lingkungan, hewan, kulit dan feses melalui relaksasi peritoneum, vulva dan dilatasi cervik.

Bagaimana Gejala Klinis Endometritis
  1. Berupa adanya leleran vaginal berwarna putih/putih kekuningan yang akan meningkat pada saat estrus yaitu saat cerviks berdilatasi dan ada mucus vagina yang berlebihan. Leleran tersebut biasa disebut “leucorrhoea” yang berarti secret yang putih dan kental dari vagina dan rongga uterus.
  2. Terdapat tanda-tanda penyakit sistemik yang pada beberapa kasus menyebabkan penurunan nafsu makan.
  3. Penderita dapat nampak sehat, walaupun dengan lendir vagina yang kekuningan dan dalam rahimnya tertimbun cairan. Pengaruh endometritis terhadap kesuburan dalam jangka pendek adalah menurunkan kesuburan sedangkan dalam jangka panjang endometritis menyebabkan gangguan reproduksi karena terjadi perubahan saluran reproduksi.
  4. Ditemukan adanya involusi uterus yang terasa seperti adonan (doughy feel), sedangkan dalam jangka panjang akan menyebabkan sterilitas yang dapat menimbulkan perubahan pada traktus genitalis yang bersifat irreversible. 
Bagaimana Mendiagnosis Endometritis
Endometritis dapat terjadi secara klinis dan subklinis. Diagnosis endometritis dapat didasarkan pada riwayat kesehatan, pemeriksaan rektal, pemeriksaan vaginal dan biopsi. Keluhan kasus endometritis biasanya beberapa kali dikawinkan tetapi tidak bunting, siklus birahi diperpanjang kecuali pada endometritis yang sangat ringan. Pemeriksaan vaginal dapat dilakukan dengan menggunakan vaginoskop dengan melihat adanya lendir, lubang leher rahim (serviks) agak terbuka dan kemerahan di daerah vagina dan leher rahim. Diagnosa juga dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan radiologi (X-ray), ultarsonografi (USG) serta pemeriksaan laboratorium sebagai peneguh diagnosa dengan ditemukannya peningkatan sel darah putih (leukosit) di atas ambang normal yang sering disebut sebagai leukositosis.

Bagaimana Mengobati Endometritis
Terapi endometritis pada hewan, dapat dilakukan melalui pemberian antibiotik sistemik, irigasi rahim, pemberian hormon estrogen untuk menginduksi respon rahim, dan injeksi prostaglandin untuk menginduksi estrus. Pengobatan yang direkomendasikan untuk endometritis yang agak berat adalah memperbaiki vaskularisasi dengan mengirigasi uterus mempergunakan antiseptik ringan seperti lugol dengan konsentrasi yang rendah. Irigasi diulangi beberapa kali dengan interval 2-3 hari. Antibiotik diberikan secara intra uterin dan intra muskular. Leleran dapat dikeluarkan dengan menyuntikkan preparat estrogen. Untuk endometritis ringan cukup diberikan antibiotika intra uterina.
Untuk kasus yang sangat parah hingga menjadi Pyometra (nanah dalam rahim) maka jalan satu-satunya operasi Ovario Histerektomi (OH) atau bahasa lain pengangkatan rahim, dan perlu diketahui bahwa operasi OH tersebut memiliki resiko yang tinggi.
Judul: Penyakit Radang Dinding Rahim Pada Anjing
Rating: 100% based on 99998 ratings. 4.5 user reviews.
Google Ditulis Oleh Wulanto Burhan

Admin mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Mohon tidak melakukan copy paste pada artikel ini tanpa seijin dari kami. Blog ini terlindung oleh DMCA, bagi yang terlanjur melakukan copy paste dimohon untuk menyertakan link, jika tidak konten anda akan dihapus secara paksa.
Posted by: Wulanto Burhan
Penyakit Anjing, Updated at: 7:21:00 PM
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

Google+ Followers

 
Support : Penyakit Anjing | DMCA PROTECTION
Copyright © 2013. Penyakit Anjing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger