Custom Search
Home » , » Sejarah Penyakit Rabies

Sejarah Penyakit Rabies

Written By Wulanto Burhan on Tuesday, January 31, 2012 | 6:50:00 PM

Bagi teman-teman yang belum tahu tentang penyakit anjing rabies secara detail atau hanya tahu namanya saja maka postingan kali ini kami berusaha untuk menjelaskan tentang penyakit rabies tersebut.
Menurut sejarah bahwa rabies itu bukanlah penyakit baru dalam sejarah perabadan manusia. Catatan tertulis mengenai perilaku anjing yang tiba-tiba menjadi buas ditemukan pada Kode Mesopotamia yang ditulis 4000 tahun lalu serta pada Kode Babilonia Eshunna yang ditulis pada 2300 SM. Democritus pada 500 SM juga menuliskan karakteristik gejala penyakit yang menyerupai rabies.
Aristotle, pada 400 SM, menulis di Natural History of Animals edisi 8, bab 22 :
.... anjing itu menjadi gila. Hal ini menyebabkan mereka menjadi agresif dan semua binatang yang digigitnya juga mengalami sakit yang sama.
Hippocrates, Plutarch, Xenophon, Epimarcus, Virgil, Horace, dan Ovid adalah orang-orang yang pernah menyinggung karakteristik rabies dalam tulisan-tulisannya. Celsius, seorang dokter di zaman Romawi, mengasosiasikan hidrofobia (ketakutan terhadap air) dengan gigitan anjing, di tahun 100 Masehi. Cardanus, seorang penulis zaman Romawi menjelaskan sifat infeksi yang ada di air liur anjing yang terkena rabies.Pada penulis Romawi zaman itu mendeskripsikan rabies sebagai racun, yang mana adalah kata Latin bagi virus. Pliny dan Ovid adalah orang yang pertama menjelaskan penyebab lain dari rabies, yang saat itu disebut cacing lidah anjing (dog tongue worm).Untuk mencegah rabies di masa itu, permukaan lidah yang diduga mengandung "cacing" dipotong. Anggapan tersebut bertahan sampai abad 19, ketika akhirnya Louis Pasteur berhasil mendemonstrasikan penyebaran rabies dengan menumbuhkan jaringan otak yang terinfeksi di tahun 1885  Goldwasser dan Kissling menemukan cara diagnosis rabies secara modern pada tahun 1958, yaitu dengan teknik antibodi imunofluoresens untuk menemukan antigen rabies pada jaringan.
Penyakit ini merupakan penyakit yang paling berbahaya bagi anjing dan manusia. Untuk itu harus dilakukan pencegahan sedini mungkin untuk menghindari tertularnya penyakit tersebut. Diwajibkan bagi pemilik anjing baik liar ataupun yang dikandangkan agar melakukan vaksinasi minimal 1 tahun sekali. Berikut ini adalah video manusia yang terinfeksi rabies..... bukan maksud apa-apa, hanya mengingatkan bagi pemilik anjing agar melakukan pencegahan panyakit rabies dengan vaksinasi rutin agar anjing kita, pemilik dan lingkungan disekitar kita merasa aman dari penyakit rabies tersebut.

video


yang menjadi pertanyaan " apakah orang yang menderita penyakit dalam video tersebut bisa disembuhkan?" kalau dilihat dari gejala yang sudah muncul seperti itu, maka saya yakinkan orang tersebut tidak dapat diselamatkan. karena perjalanan penyakit tersebut sudah mencapai Susunan Syaraf Pusat (SSP) yang terletak di otak (medulla oblongata).



Related Post Penyakit Pada Anjing Lainnya:





Judul: Sejarah Penyakit Rabies
Rating: 100% based on 99998 ratings. 4.5 user reviews.
Google Ditulis Oleh Wulanto Burhan

Admin mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Mohon tidak melakukan copy paste pada artikel ini tanpa seijin dari kami. Blog ini terlindung oleh DMCA, bagi yang terlanjur melakukan copy paste dimohon untuk menyertakan link, jika tidak konten anda akan dihapus secara paksa.
Posted by: Wulanto Burhan
Penyakit Anjing, Updated at: 6:50:00 PM
Share this article :

Google+ Followers

 
Support : Penyakit Anjing | DMCA PROTECTION
Copyright © 2013. Penyakit Anjing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger