Custom Search
Home » » Pengobatan Pyometra Pada Anjing

Pengobatan Pyometra Pada Anjing

Written By Wulanto Burhan on Monday, May 28, 2012 | 9:00:00 PM

Pengobatan pyometra pada anjing memerlukan keahlian tersendiri, hampir seluruh dokter hewan Indonesia memiliki keahlian untuk itu. Pada masa kuliah dahulu, kami para dokter hewan dilatih oleh dosen-dosen kami agar dapat melakukan tehnik operasi ovario hysterektomi yang baik dan aman untuk anjing. Universitas di Indonesia yang mencetak dokter hewan tidak banyak, yaitu Institut Pertanian Bogor ( kebetulan penulis alumnus IPB angkatan 31), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Syahkuala Banda Aceh (Unsyah), dan Universitas Udayana Bali. Jadi kalau dibilang dokter hewan di Indonesia sangat jarang adalah hal yang wajar. Dan tidak semua dari kami membuka klinik hewan kesayangan, contohnya adalah saya, saat ini saya lebih banyak menangani masalah Inseminasi Buatan dan gangguan reproduksi pada sapi, mulai dari endometritis, corpus luteum persisten (CLP), hypofungsi ovari hingga kesulitan melahirkan. Namun kadang-kadang saya juga membantu UPT Pusat Kesehatan Hewan untuk memberikan saran-saran dalam menangani masalah penyakit hewan kesayangan.  Maaf jadi ngelantur ya....... 
Baiklah saya coba jelaskan tentang pyometra pada anjing. Pyometra pada anjing adalah suatu keadaan abnormal pada rahim anjing, dimana terdapat timbunan nanah didalamnya. Pyometra sendiri disebabkan oleh ketidakseimbangan hormonal dan adanya infeksi bakteri. Pemberian preparat progesteron dan estrogen dapat memicu terjadinya pyometra. Fungsi dari progesteron sendiri adalah menjaga kehamilan janin, jadi dengan adanya progesteron yang tinggi didalam tubuh pada anjing yang tidak bunting, menyebabkan materi asing termasuk nanah di dalam uterus atau rahim dianggap embrio atau janin. Sedangkan nanah dalam rahim itu disebabkan manifestasi adanya bakteri, bisa karena Escherichia coli, Staphylococcus, Streptococus, Pseudomonas proteus dan bakteri lainnya yang bisa menyebabkan nanah.

Gejala Klinis
Gejala klinis pyometra yang sangat mencolok atau patognomonis adalah keluarnya cairan nanah dari alat kelamin betina dan jika diraba dibagian perut nampak membesar. Gejala lainnya yang nampak pada anjing adalah berupa letargi (kelemahan), depresi, anoreksia, poliuria, polidipsia, mukosa pucat, diare, kehilangan bobot badan, konstipasi, dan muntah. Selain itu siklus birahi pada anjing tidak normal.

Diagnosa Pyometra
Pada pyometra terbuka akan gampang sekali untuk di diagnosa yaitu keluarnya cairan kuning berlendir berbau busuk dari alat kelamin betina, kadang-kadang keluar darah juga. Sedangkan untuk mendiagnosa pyometra tertutup agak sulit karena sering dikelirukan dengan kebuntingan pada anjing, untuk memastikan adanya pyometra tertutup tersebut maka kita membutuhkan alat USG dan pengujian sel darah putih.

Penanganan Pyometra
Penanganan pyometra pada anjing lebih sulit daripada di ternak sapi, karena tidak ada IB gun yang mampu melewati cervik anjing. Jika terjadi disapi maka kita bisa mengirigasi uterus dengan dengan antiseptik dan melakukan penetrasi prostaglandin dan antibiotik via uterus dengan bantuan plastik shet IB gun. Tetapi kalau anjing tidak bisa, jalan satu-satunya adalah operasi pembedahan pengangkatan rahim anjing. Karena ini pembedahan pengangkatan rahim maka kita memerlukan obat bius xylazin dan ketamin dan dilakukan pembiusan secara general. Pengangkatan rahim ini dilakukan secepat mungkin sebelum anjing sadar. Keberhasilan operasi ini tergantung dari daya tahan tubuh anjing itu sendiri, biasanya kondisi anjing yang mengalami pyometra agak lemah. Perawatan pasca operasi juga harus intensif dan terkontrol dengan baik setiap hari. Pada perawatan kita harus mengontrol infeksi bakteri sekunder pada luka dan mengontrol agar lalat tidak hinggap di luka bekas operasi. Disamping itu anjing juga harus diberikan makanan yang bergizi dan di letakkan dikandang yang kering dan tidak lembab.

Hal yang paling berbahaya pada anjing yang mengalami pyometra adalah keadaan sepsis, dimana bakteri yang terdapat nanah yang berada dirahim menyebar keseluruh tubuh anjing dan akhirnya menyebabkan kematian pada anjing.

Judul: Pengobatan Pyometra Pada Anjing
Rating: 100% based on 99998 ratings. 4.5 user reviews.
Google Ditulis Oleh Wulanto Burhan

Admin mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Mohon tidak melakukan copy paste pada artikel ini tanpa seijin dari kami. Blog ini terlindung oleh DMCA, bagi yang terlanjur melakukan copy paste dimohon untuk menyertakan link, jika tidak konten anda akan dihapus secara paksa.
Posted by: Wulanto Burhan
Penyakit Anjing, Updated at: 9:00:00 PM
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

Google+ Followers

 
Support : Penyakit Anjing | DMCA PROTECTION
Copyright © 2013. Penyakit Anjing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger