Custom Search
Home » » Diare Berdarah Pada Anjing dan Kucing

Diare Berdarah Pada Anjing dan Kucing

Written By Wulanto Burhan on Wednesday, October 3, 2012 | 8:28:00 PM

Cara mengobati diare-mencret berdarah pada anjing dan kucing | Penyakit Anjing.
Diare-mencret atau berak darah pada anjing dan kucing bisa disebabkan oleh bakteri ataupun virus, namun kali ini saya ingin bercerita tentang diare berdarah akibat organisme bersel satu yang bernama Coccidia. Coccidia ini merupakan protozoa yang biasa hidup di saluran usus anjing maupun kucing. Umur anjing dan kucing yang sering terserang penyakit ini adalah anak anjing dan anak kucing yang masih muda, dibawah umur 6 bulan. Hal ini berkaitan dengan kadar eusinofil dalam tubuh anak anjing atau anak kucing yang masih sedikit dibanding anjing atau kucing dewasa. Namun demikian bukan berarti anjing atau kucing dewasa tidak dapat terserang coccidia, anjing dan kucing dewasa dapat terserang jika dalam kondisi kekebalan tubuhnya menurun atau dalam kondisi stress atau adanya penyakit yang menyebabkan immunosupresi.
Diare Berdarah Anjing dan Kucing

Anjing atau kucing dewasa yang terinfeksi coccidia, dan jika hewan tersebut memiliki kekebalan yang tinggi maka coccidia tersebut tidak menimbulkan efek/dampak yang buruk ,dan akan muncul dampak buruk jika kondisi kekebalan menurun dan tertekan. Walaupun anjing dan kucing dewasa itu tidak menimbulkan dampak buruk bagi dirinya sendiri, kucing dan anjing dewasa yang terinfeksi coccidia akan mengeluarkan kista coccidia melalui kotorannya. Sehingganya akan berbahaya bagi anak kucing atau anak anjing yang tinggal dalam satu kandang atau yang satu lingkungan bersama induk yang terinfeksi coccidia. Keadaan ini berbahaya karena kista coccidia tersebut akan menginfeksi dan berkembang didalam usus anak anjing/kucing dan berdampak buruk baginya.

Gejala Klnis Coccidia
Gejala klinis yang nampak adalah diare ( ringan s/d berat), terkadang berlendir dan berdarah, muntah bisa juga terjadi, nafsu makan menurun, dehidrasi. Dalam kasus yang berat penyakit anjing dan kucing yang satu ini dapat menyebabkan kematian.

Pengobatan Coccidia
Pengobatan penyakit coccidia atau diare/berak darah pada anjing dan kucing yang sering digunakan adalah pemberian antibiotik jenis sulfadimethoxine atau gabungan antara trimetoprim dengan sulfadiazin. Antibiotik jenis tersebut sangat efektif membunuh coccidia pada anjing dan kucing. 

Pencegahan Diare Berdarah karena coccidia
Pencegahan yang paling efektif  adalah mengendalikan penyebaran coccidia dalam feses/kotoran anjing atau kucing dengan cara melakukan dekontaminasi atau penghapus hamaan lingkungan sekitar dengan air kapur, air mendidih, larutan amonia 10 % dan pembakaran feses.
Demikian cara mengobati atau pengobatan dan pencegahan diare-mencret berdarah pada anjing dan kucing, semoga bermanfaat.

Judul: Diare Berdarah Pada Anjing dan Kucing
Rating: 100% based on 99998 ratings. 4.5 user reviews.
Google Ditulis Oleh Wulanto Burhan

Admin mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Mohon tidak melakukan copy paste pada artikel ini tanpa seijin dari kami. Blog ini terlindung oleh DMCA, bagi yang terlanjur melakukan copy paste dimohon untuk menyertakan link, jika tidak konten anda akan dihapus secara paksa.
Posted by: Wulanto Burhan
Penyakit Anjing, Updated at: 8:28:00 PM
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

Google+ Followers

 
Support : Penyakit Anjing | DMCA PROTECTION
Copyright © 2013. Penyakit Anjing - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger